NEWS


nblindonesia.com - 23/01/2012
Simulasikan Lawan dalam Uji Coba

JAKARTA – Tensi pertandingan Flexi NBL Indonesia bakal semakin ketat pada seri III di Palembang 28 Januari - 5 Februari mendatang. Tak ingin terpeleset, klub-klub peserta pun berbenah secara maksimal untuk memperbaiki berbagai kelemahan yang ada.

Salah satunya mengagendakan uji coba sebelum bertolak ke Palembang. Mulai hari ini (23/1), klub-klub peserta itu ba kal adu kuat dalam serangkaian uji coba di Jakarta.

Muba Hangtuah IM Sumsel, misalnya. Tim racikan Nathaniel Canson tersebut akan menguji kekuatan saat bersua PIMNAD Aceh hari ini serta Aspac Jakarta pada Rabu (25/1) lusa.

Bagi Muba, uji coba tersebut sangat penting sebagai bahan simulasi sebelum bertanding di depan publik sendiri. Pemilihan PIMNAD dan Aspac juga bukan tanpa alasan yang kuat. PIMNAD disimulasikan sebagai pertandingan kontra Pacific Caesar Surabaya dan Satya Wacana Angsapura Salatiga. Sementara Aspac dianggap memiliki karakter yang hampir sama dengan Satria Muda (SM) Jakarta.

’’Kami belajar bagaimana mematikan Faisal (Faisal Julius Achmad, point guard SM). Menurut kami, Aspac dan SM memiliki kekuatan dan pola permainan yang sama,” terang Ferri Jufry, general manager Muba.

Hal yang sama dilakukan Pelita Jaya (PJ) Jakarta. Tim besutan Rastafari Horongbala tersebut juga akan menguji permainan kala bertemu Stadium Jakarta hari ini (23/1) dan Aspac besok (24/1). Seperti Muba, PJ juga menjadikan Stadium dan Aspac sebagai simulasi menjelang laga kontra CLS Knights Surabaya yang mereka hadapi di la ga pertama.

Aspac memiliki kekuatan yang seimbang dengan CLS. Sementara, konfidensi Stadium yang tengah menanjak bakal menjadi ajang penguji mental para pemain PJ.

Rastafari sendiri berkali-kali menyatakan agar anak asuhnya tak lagi meremehkan lawan. Sikap tersebut rupanya memberikan efek negatif terhadap permainan tim.

Hal itu terbukti saat mereka hanya mampu menang tipis atas Stadium di Solo.

’’Jangan pernah meremehkan lawan lagi. Anggap semua lawan adalah berat,” pesan mantan nakhoda timnas Indonesia tersebut.

Kubu Garuda Bandung juga tak mau ketinggalan. Octoviano Permata Sura dkk diagendakan melakoni laga uji coba. Namun, jajaran pelatih masih merahasiakan sang lawan. Bisa jadi, Garuda memilih lawan yang levelnya di bawah mereka.

Kubu Garuda menyatakan tengah fokus untuk memperbaiki mental bertanding para pemain. Jajaran pelatih menyatakan bahwa Octoviano dkk belum memiliki konfidensi yang stabil saat bertanding. ’’Kami akan menghadapi pertandingan demi pertandingan terlebih dahulu. Kami belum mau membicarakan berapa kemenangan di Palembang. Yang penting anak-anak main dengan baik terlebih dahulu,” tegas A.F. Rinaldo, asisten pelatih Garuda. (ru/c2/diq)

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
Telkom Speedy DBL Indonesia Bank BRI Chevrolet Indonesia Microsoft Windows 8 MitraNET Mikasa League Jawa Pos Group TVRI Perbasi SBO TV Jogja TV Jogjakarta Plaza Hotel Q Radio Jogja 88.3 FM Geronimo 106.1 FM Jogja Swaragama 107.1 FM Jogja Elfara 93 FM Malang SSFM 105.2 FM Semarang Gen FM 103.1 Surabaya Rase FM 102.3 Bandung Atma Jaya Radion 107.8 FM Jogjakarta Gogirl! Magz
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright © 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.