Bandung, 27 Juni 2012 & Surabaya, 30 Juni 2012

nblindonesia.com - 01 Jul 2012
Loncati Pengendara Motor, Ruslan Juara
Honda Beat Slam Dunk Contest

Ruslan sebetulnya datang ke Surabaya tidak dalam kondisi fit. Center Stadium Jakarta itu baru saja sembuh dari cedera hamstring kanan. Namun, ternyata cedera tersebut tidak menghalangi Ruslan untuk tampil impresif dan memenangi Honda Beat Slam Dunk Contest.

Atas kemenangannya itu, Ruslan berhak mendapat satu unit motor Honda Beat. Dia mengalahkan dunker-dunker andal tanah air, yakni Muhammad Isman Thoyib (Aspac Jakarta), Max Yanto (NSH GMC Riau), Vamiga Michel (Satria Muda), dan Freddy Chen (CLS Knights Surabaya).

Ruslan mendapat apresiasi besar dan memperoleh total nilai 29 dari tiga juri, Direktur PT MPM Motor Honda Dendy Sean T. (nilai 10), Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda (nilai 10), dan Presiden Professional Basketball Alumni Association (PBAA) Charles Smith (nilai 9), pada penampilan terakhirnya.

Aksi Ruslan pada babak final memang mengundang decak kagum. Dia melompati Dendy Sean yang sedang menunggangi motor Honda Beat dengan mengenakan helm. Dia lantas melakukan one handed dunk bertenaga. Penonton DBL Arena sontak bergemuruh. Dandy Sean langsung melepas helmnya dan memberikan nilai sempurna, 10.

''Saya sempat nervous juga karena percobaan pertama gagal. Namun, saya lega sekali bisa melakukan percobaan yang kedua dan berhasil,'' kata Ruslan.

''Sebelumnya saya tidak pernah latihan nge-dunk karena Mei lalu saya cedera. Namun, saya banyak nonton Youtube. Saya melakukan aksi itu karena terilhami dari Blake Griffin yang meloncati mobil di NBA All-Star beberapa waktu lalu,'' imbuhnya.

Dendy Sean mengaku sangat gugup ketika hendak diloncati Ruslan. ''Wah, rasanya deg-degan. Kalau kena kaki dia kan lumayan. Tetapi, akhirnya berhasil di percobaan kedua. Saya mengapresiasi kemampuan Ruslan. Sangat mengagumkan,'' tutur pria yang baru merayakan ulang tahunnya ke-48 pada 29 Juni lalu itu.

Aksi pertama Ruslan sebetulnya juga sangat mengagumkan. Dia meloncati dua orang sekaligus. Yakni, Rachmad Febri Utomo (CLS Knights) dan Ibro Kumar, kru DBL Indonesia. Ruslan mendapatkan nilai sempurna 30 poin atas atraksinya itu dan berhak masuk final.

Di final Ruslan mengalahkan Ferddy Chen. Sejatinya, center CLS itu juga memperagakan aksi yang mengagumkan. Freddy melakukan slam dunk satu tangan, sedangkan tangan yang lain mengambil topi Dimaz Muharri yang nyangkut di ring.

Para pemain lain mengaku tidak galau walaupun gagal menjadi pemenang kontes. Isman Thoyib mengatakan dia cukup senang karena aksinya memberikan hiburan kepada pentonton.

Thoyib memang melakukan atraksi memukau. Sebelum melakukan dunk, Thoyib berdiri membelakangi ring dan lantas memantulkan bola ke lapangan melewati sela kakinya.

Bola tersebut mental lagi di papan ring. Thoyib lantas berbalik dan berlari untuk menyambut bola dan melakukan one handed dunk dengan keras. Tiga juri masing-masing memberikan angka sembilan bagi dia. Sayang, Thoyib gagal masuk final karena kalah total nilai dari Freddy dan Ruslan.

Max Yanto juga menyatakan hal serupa. Walau berhasil melakukan reserve dunk bertenaga, pemain tertinggi di NBL Indonesia itu tidak masuk final. ''Tidak masalah. Yang penting saya memberikan hiburan kepada penonton. Saya nothing to lose saja,'' tuturnya. (nur/c4/ang)

Story Provided by Jawa Pos


Schedules
Rabu, 27 Juni 2012
C-Tra Arena Bandung
Sabtu, 30 Juni 2012
DBL Arena Surabaya

Results
27 JUNI 2012
C-Tra Arena Bandung
Indonesia Legends
TIM MERAH
64
TIM BIRU
46
Flexi NBL ALL-STAR 2012 Feat USA Pro Ball Alumni
RED ALL-STAR TEAM
63
BLUE ALL-STAR TEAM
67
 
30 JUNI 2011
DBL Arena Surabaya
Legends Game
LEGENDS OF CLS
SURABAYA
43
LEGENDS OF BIMASAKTI
MALANG
54
Flexi NBL ALL-STAR 2012 Feat USA Pro Ball Alumni
RED ALL-STAR TEAM
80
BLUE ALL-STAR TEAM
75
 


 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.